Meniran dan Khasiatnya

Dari Meniran Untuk Hepatitis

Menurut Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Apt, Kepala Pusat studi Obat Bahan Alami, Departemen Farmasi Fakultas MIPA Univ. Indonesia. Tanaman meniran adalah tanaman herbal tegak yang mempunyai tinggi 0,5-1 meter, dan dapat tumbuh di berbagai tenpat sehingga sangat mudah di jumpai di sekitar kita. Meniran tumbuh liar di halaman rumah, di samping pagar, bersama dengan tanaman herbal lainnya. walaupun tumbuh liar namun tanaman ini juga mengandung kahasiat obat yang berguna bagi kita.

daun-meniran

Meniran ini memiliki morfologi batang yang berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm dengan bentuk daun yang tunggal bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong, mempunyai buah yang rasanya pahit, serta bunga terdapat pada ketiak daun menghadap ke arah bawah, nama latinnya adalah Phyllantus nirui L. Dari suku Euphorbiaceae.

Di Indonesia sendiri tanaman meniran tumbuh secara liar di tempat terbuka ada tanah gembur yang mengandung pasir, di ladang, di tepi sungai dan di pantai. Tumbuhan meniran berupa perdu dan mudah sekali tumbuh. Oleh karena itu tidaklah heran jika tanaman meniran dapat tumbuh pada dataran tinggi yakn di ketinggian 1-1000 mdpl.

Tanaman meniran merupakan salah satu tumbuhan onat yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional penyakit hati. Bukan hanya di Indonesia saja tetapi di beberapa negara lain sperti India, Cina, Malaysia dan Amerika.

Prof. Sumali mengatakan, tumbuhan meniran yang dapat digunakan sebagai obat adalah keseluruhan tanaman meniran. Salah satunya adalah akar yang konon dapat dipakai secara tradisional untuk penyembuhan penyakit kuning (hepatitis) karena memiliki khasiat sebagai hepatoprotektor.

Herbal meniran sudah banyak diteliti, baik rebusannya dalam air maupun ekstrak metanolnya. Senyawa lignan filantin dan hipofilatin diduga yang berkhasiat sebagai hepatoprotektor. Fungsi dari hepatoprotektor meniran sendiri adalah untuk menyembuhkan penyakit kuning dan memperbaiki kerusakan jaringan hati. Khasiat meniran sebagai hepatoprotektor ini sudah banyak diteliti termasuk diuji klinik pada manusia.

Selain itu meniran juga dapat menghambat DNA polymerase yakni suatu enzim yang dibutuhkan oleh virus hepatitis untuk rerproduksi, sehingga karena hambatan terhadap enzim DNA polymerase maka meniran juga dapat mengurangi jumlah virus hepatitis B di dalam darah.

Petunjuk pemakaian meniran

Menurut Prof. Sumali, komponen yang berkhasiat dalam tanaman meniran adalah senyawa flavonoid : kuersetin, kuersitrin, isokuersitrin, astragalin, ruitn, kaemferol, dalam bentuk bebas dan terikat sebagai glikosida, senyawa Lignan : filantin, hipofilantin, nirantin, nirtetralin, norsekurinin, sekurinin, alosekurinin, nirfilin, filinirunin dan senyawa alkaloid : entnorsekurinin.

Selain diindikasi untuk penyakit hati, tumbuhan herbal ini sering digunakan atau berkhasiat menyembuhkan pengobatan jenis penyakit lain, seperti sakit kencing batu, infeksi saluran kencing, sebagai antiinflamasi, obat influenza dan diuretik (memperlancar air kencing), demam, sakit perut, batuk, sakit gigi, sakit kuning dan gonorhoe. Bagian tumbuhan yang digunakan obat tradisional umumnya bagian daun dan akar meniran.

Di Indonesia, ekstrak herbak meniran telah digunakan seagai fitofarmaka (obat tradisiona yang sudah melalui uji klinik pada manusia) dalam bentuk sirup (25 mg dalam 5 ml) dan kapsul 50 mg yang digunakan sebagai imunostimulans (meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit). Cara pemakaian herbal meniran sederhana.

Untuk obat yang diminum, rebus 15-30 gram herba meniran kering atau 30-60 gram herba segar. Lalu, air rebusannya diminum. Selain itu ada cara lain untuk meminum atau membuat herbal meniran yakni, tumbuk herba meniran segar, lalu peras. Air yang terkumpul diminum. Untuk pemakaian luar, cuci herba meniran yang masih segar, lalu giling sampai halus. Bubuhkan bahan tersebut ke tempatĀ  yang akit, kemudian dibalut.

Dosis yang dianjurkan untuk pemakaian herbal meniran ini adalah dengan dosis ekstrak 600-900 mg sehari terbagi dalam 3x pemakaian. Sedangkan untuk efek sampingnya sampai saat ini belum ada laporan mengenai adanya efek samping dalam tanaman meniran.


=====================================

>>> Jual Kapsul Meniran, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Meniran and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>